Pengantar Microlearning
Pandemik Covid-19 memaksa kita untuk melakukan inovasi-inovasi pembelajaran untuk membelajarkan peserta didik secara mandiri dengan atau tanpa bimbingan dari seorang pendidik (guru). Saat seperti ini, pembelajaran online (dalam jaringan) menjadi pilihan. Guru bisa membelajarkan peserta didik dengan tanpa kehadiran mereka di kelas.
Di sisi lain, aktivitas online di masyarakat sudah semakin mewabah. Semua aktivitas senantiasa berkaitan dengan online, mulai dari sewa kendaraan, pesan makanan, konsultasi medis, pembelian tiket, menyewa paket hiburan, dan lain sebagainya semua bisa dilakukan dari telapak tangan kita. Termasuk keikutsertaan dalam pembelajaran, pelatihan, dan berbagai bimbingan teknis, tanpa harus repot mendatangi sekolah atau kampus tempat belajar. Untuk hal tersebut kita mengenalnya dengan online learning atau online training.
Seiring berjalannya waktu, online learning atau online training telah berkembang menjadi lebih fleksibel dan lebih mudah diakses. Hal ini menyebabkan variasi metode, media, dan pendekatan pembelajaran semakin beragam. Variasi tersebut membuat pengalaman belajar menjadi salah satu faktor penting bagi peserta didik masa kini (modern learner).
Guru memiliki waktu terbatas untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka. Baik peningkatan pemahaman konten, maupun peningkatan keterampilan pedagogik. Dengan kesempatan yang terbatas, maka guru perlu menyesuaikan strategi dan media belajar mereka yang lebih efektif.
Microlearning sebagai salah satu metode 0nline learning dapat membantu mengatasi kendala waktu belajar daru guru-guru. Microlearning menyajikan konten-konten belajar yang dapat diakses guru-guru sesuai dengan kebutuhan guru dengan waktu yang relatif singkat. Salah satu fungsi microlearning adalah “learn just in time, not just in case”, yaitu belajar sesuai dengan kebutuhan saat itu dalam waktu yang relatif singkat.
Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus dalam waktu dekat akan segera merilis portal microlearning yang dapat diakses oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan. Khususnya untuk materi-materi program khusus bagi guru yang memfasilitasi belajar peserta didik penyandang disabilitas.
Untuk mempelajari konsep microlearning, silakan buka tautan-tautan berikut:
- Konsep dasar microlearning: Mengenal Mobile-Based Microlearning | Sunedu.id
- Contoh-contoh video microlearning untuk bahasa isyarat: https://bit.ly/video_microlearning
- Jurnal tentang penggunaan microlearning: https://bit.ly/jurnal_microlearning
Komentar
Posting Komentar